PAYAKUMBUH – Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh terus menunjukkan konsistensinya dalam melahirkan riset-riset pendidikan yang inovatif. Pada Selasa (5/5/2026), giliran mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ferry Fernanda, yang sukses mempertahankan rencana penelitiannya dalam sidang seminar proposal.
Kegiatan akademik ini berlangsung pada pukul 09.00–10.00 WIB, tepat setelah sesi sebelumnya selesai. Tim penguji dalam seminar ini terdiri dari jajaran pimpinan dan pakar pendidikan IDAQU, yakni Dr. Ahmad Deski, MA (Rektor IDAQU Payakumbuh), Sari Uswatun Hasanah, S.Pd.I, MA (Dekan FITK), serta Eri Ramadona, MA.
Di hadapan dewan penguji, Ferry Fernanda memaparkan proposal skripsinya yang berjudul:
"تأثير طريقة (Make a Match) على إهتمام تعلم اللغة العربية لدى الطلاب الصف الثامن بمدرسة المتوسطة القرآن الزمرية لما بولوه كوتا"
(Pengaruh Metode Make a Match terhadap Minat Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas VIII di SMP Al-Qur'an Al-Zamriyah Lima Puluh Kota).
(Pengaruh Metode Make a Match terhadap Minat Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas VIII di SMP Al-Qur'an Al-Zamriyah Lima Puluh Kota).
Ferry menjelaskan bahwa penggunaan metode permainan Make a Match (Mencari Pasangan) dipilih untuk menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan kompetitif namun tetap edukatif. Ia menargetkan siswa kelas VIII di SMP Al-Qur'an Al-Zamriyah sebagai subjek penelitian guna melihat sejauh mana metode ini mampu mendongkrak antusiasme siswa dalam mendalami materi bahasa Arab.
Tim penguji memberikan apresiasi terhadap pemilihan metode yang dianggap relevan dengan karakteristik siswa milenial. Namun, para penguji juga memberikan catatan penting mengenai instrumen observasi dan manajemen waktu saat penerapan metode tersebut di dalam kelas agar tujuan pembelajaran tetap tercapai secara efektif.
Hasil akhir dari seminar ini menyatakan bahwa proposal Ferry Fernanda layak dilanjutkan ke tahapan penelitian lapangan dengan beberapa revisi sesuai masukan penguji. Keberhasilan ini menambah daftar mahasiswa PBA IDAQU yang siap melakukan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan bahasa Arab di Kabupaten Lima Puluh Kota dan sekitarnya.