Payakumbuh – Institut Darul Qur'an (IDAQU) Payakumbuh menyelenggarakan kegiatan Bedah Kurikulum sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan penyesuaian kurikulum dengan perkembangan pendidikan tinggi serta kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Ketua Prodi Dirasah Islamiyah, Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Aida Humaira, M.A yang memberikan pemaparan mengenai pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, penguatan kompetensi lulusan, serta strategi implementasi pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan era digital.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan institut, dekan, ketua program studi, dosen, dan tim pengembang kurikulum IDAQU Payakumbuh, Senin, 27/7/2026. Diskusi via daring berlangsung interaktif dengan membahas penyelarasan visi keilmuan, profil lulusan, capaian pembelajaran, hingga struktur mata kuliah agar sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Rektor IDAQU Payakumbuh, Dr. Ahmad Deski, S.Si. MA berharap melalui kegiatan ini, mampu menghasilkan kurikulum yang lebih relevan, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.
“Bedah kurikulum juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi, sehingga kualitas penyelenggaraan pendidikan di IDAQU semakin meningkat dan mampu melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter Islami, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan umat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Prodi Studi Islam IDAQU Payakumbuh Dr. (Cand). Marwit Iriantro S.HI.M.H mengatakan pelaksanaan kegiatan bedah kurikulum merupakan momentum strategis bagi Program Studi untuk melakukan evaluasi, penyempurnaan, serta penguatan kurikulum agar senantiasa adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan kebijakan pendidikan tinggi.
“Melalui forum ini, berbagai masukan, saran, dan rekomendasi yang disampaikan oleh narasumber Dr. Aida Humaira, M.A., Ketua Program Studi Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menjadi referensi yang sangat berharga dalam penyusunan kurikulum yang lebih relevan, inovatif, dan berkualitas,” katanya.
Pihaknya mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menyampaikan kritik, saran, serta gagasan yang konstruktif.
Kegiatan ini,m lanjutnya tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan tuntutan administratif, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun sistem pendidikan yang mampu melahirkan lulusan yang unggul, kompeten, berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Seluruh masukan dan rekomendasi yang diperoleh selama kegiatan ini akan menjadi dasar dalam melakukan penyempurnaan berbagai aspek kurikulum, meliputi capaian pembelajaran lulusan, struktur kurikulum, mata kuliah, bahan kajian, hingga penguatan karakteristik dan keunggulan Program Studi. Diharapkan hasil bedah kurikulum ini menjadi fondasi yang kokoh bagi peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan serta mampu mendorong Program Studi menuju kualitas pendidikan yang semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (DI)