PAYAKUMBUH – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Darul Qur'an (IDAQU) Payakumbuh sukses menggelar kegiatan akademik berskala internasional berupa Visiting Lecture (Kuliah Tamu Internasional) pada Sabtu, 16 Juni 2026. Kegiatan yang berpusat di Aula Fakultas ini menghadirkan akademisi terkemuka dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, yakni Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-Hutaiby.Kuliah tamu internasional kali ini mengusung tema yang sangat krusial dalam studi keislaman, yaitu "Urgensi Bahasa Arab dalam Mengungkap Kedalaman Makna dan Memahami Petunjuk Al-Qur'an."Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Rektor IDAQU Payakumbuh, Dr. Ahmad Deski, M.A., Wakil Rektor Niimma Subhani, M.A., Dekan FITK Sari Uswatun Hasanah, M.A., serta Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Yenni Rahman, M.A.
Selain jajaran pimpinan rektorat dan dekanat, kegiatan ini juga diikuti secara antusias oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan ratusan mahasiswa di lingkungan Institut Darul Qur'an Payakumbuh.Sebagai bentuk sinergi kampus dengan lingkungan sekitar, acara ini turut dihadiri oleh perangkat pemerintahan setempat, di antaranya Lurah Balai Jaring, Musliadi, M.T., dan Ketua RW, Iswandi Sawir.
Dalam sambutannya, Rektor IDAQU Payakumbuh, Dr. Ahmad Deski, M.A., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-Hutaiby. Beliau menegaskan bahwa kehadiran guru besar dari Madinah ini merupakan momentum penting bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu akademik dan memperluas jaringan kerja sama internasional."Bahasa Arab bukan sekadar alat komunikasi, melainkan kunci utama untuk membuka khazanah keilmuan Islam langsung dari sumber aslinya. Kuliah tamu ini diharapkan mampu melecut semangat sivitas akademika IDAQU dalam mendalami bahasa Al-Qur'an," ujar Dr. Ahmad Deski.
Dalam pemaparan materinya, Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-Hutaiby mengupas tuntas betapa mukjizat Al-Qur'an terikat erat dengan keindahan susunan tata bahasa Arab. Beliau menjelaskan bahwa pemahaman yang dangkal terhadap bahasa Arab dapat menjauhkan seseorang dari makna esensial dan petunjuk-petunjuk hukum yang terkandung di dalam ayat-ayat suci. Kuliah tersebut berlangsung interaktif, diwarnai dengan sesi diskusi ilmiah yang dinamis antara pemateri dengan para dosen serta mahasiswa.
Kegiatan Visiting Lecture ini ditutup dengan penyerahan cendera mata dari pihak kampus kepada Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-Hutaiby serta sesi foto bersama seluruh pimpinan, tamu undangan, dan peserta yang hadir.